Manfaat Asuransi Syariah Berbasis Wakaf yang Menguntungkan Semua Pihak

0
29
manfaat wakaf asuransi syariah

Produk asuransi syariah melalui program wakaf disebut memberikan tawaran yang menarik bagi masyarakat yang beragama Islam. Hal ini karena peserta tidak hanya mendapatkan manfaat dari asuransi, tetapi juga memberikan opsi wakaf bagi peserta sehingga memiliki kesempatan untuk mendapatkan pahala yang tidak terputus. Nasabah akan mendapatkan dua keuntungan sekaligus.

Secara sederhana, wakaf dapat diartikan sebagai salah satu amalan dalam agama Islam dengan menyalurkan harta benda untuk kepentingan masyarakat dan mendapatkan keberkahan pahala yang dijanjikan tidak terputus meskipun sudah meninggal. Dengan karakteristik yang memiliki manfaat jangka panjang, bernilai guna meskipun wakif sudah meninggal dunia. Sifatnya suka rela dan harus diinvestasikan pada proyek produktif demi kepentingan masyarakat, serta memiliki nilai ekonomi yang tidak boleh berkurang dan harus dikembangkan sesuai dengan syariah agama.

Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Ahmad Sya’roni juga menilai bahwa mewakafkan manfaat asuransi yang berbasis syariah punya potensi besar untuk berkembang di Indonesia. Terlebih jika melihat penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam.

Berbagai produk asuransi jiwa syariah yang berbasis wakaf mulai banyak diluncurkan setelah adanya Fatwa MUI No. 106/DSN-MUI/X/2016 yang mengatur masalah wakaf dengan manfaat asuransi dan manfaat Investasi pada Asuransi Syariah. Sebelumnya dalam Undang-Undang Nomor 41 tahun 2004 juga sudah disebutkan bahwa penerimaan dan pengelolaan wakaf uang ini bisa diintegrasikan dengan Lembaga Keuangan Syariah (LKS).

manfaat wakaf asuransi syariah

Sebab dalam wakaf uang, wakif tidak boleh memberikan langsung pada nazhir mauquf berupa uang, tetapi harus melalui LKS yang disebut sebagai Penerima Wakaf Uang (PWU). Jika bank syariah bisa berperan sebagai penerima dan pengelola dana wakaf, tentu asuransi yang berbasis syariah punya juga bisa. Sebab keduanya merupakan bagian dari Lembaga Keuangan Syariah yang dalam Undang-Undang dapat bekerja sama dengan nazhir dalam penerimaan wakaf uang.

Manfaat asuransi jiwa syariah berbasis wakaf

Perpaduan sistem wakaf dengan asuransi jiwa syariah memiliki beberapa manfaat yaitu:

  1. Dana wakaf yang sudah dikumpulkan perusahaan asuransi syariah pada dasarnya tidak boleh berkurang sama sekali. Sehingga dana wakaf ini seperti bola salju yang makin lama akan semakin besar seiring dengan bertambahnya peserta asuransi serta perjalanan waktu. Di sisi lain, dana wkaaf yang sifatnya abadi tersebut akan menjadi profit besar bagi perusahaan asuransi sehingga bisa menopang produktivitas perusahaan terus meningkat. Perusahaan juga bebas menginvestasikan dana wakaf tersebut dengan syarat tidak melanggar syariah, bisa dalam sektor riil maupun finansial.
  2. Peserta juga akan mendapat keuntungan berlipat ganda dengan adanya konsep wakaf pada asuransi jiwa syariah keluarga (takaful keluarga). Sebab takaful keluarga dengan basis wakaf ini lebih dari sekadar asuransi berjangka dengan manfaat jagka panjang yang diberikannya. Bahkan manfaat ini bersifat abadi dan bisa juga dinikmati oleh keluarga atau ahli waris dari generasi ke generasi.
  3. Peserta asuransi sudah secara otomatis berwakaf hanya dengan membayar premi asuransi. Keuntungan yang melekat padanya tidak hanya dunyawi tetapi juga ukhrawi. Manfaat dunyawi berupa dana wakaf yang digunakan untuk tolong menolong dan untuk kemaslahatan umat secara keseluruhan, sehingga tercipta kesejahteraan kehidupan di dunia. Wakif yang mewakafkan hartanya yang akan menjadi shadaqah jariyah sehingga pahalanya akan terus mengalir meskipun sudah tutup usia, selama harta wakaf tersebut masih memberikan manfaat, ini berhubungan dengan manfaat ukhrawi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here